Tampilkan postingan dengan label Peperangan Pada Masa Nabi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Peperangan Pada Masa Nabi. Tampilkan semua postingan
Perang Hunain

Perang Hunain

Ilmu Agama Islam Lengkap - Perang Hunain

Terjadi pada tahun kedelapan Hijrah. Peperangan ini meletus di pegunungan Hunain. 
Rasulullah saw. dapat menghimpun tentara sebanyak 12.000 orang. Sedemikian banyaknya jumlah tentara muslimin sehingga sebagian kecil menyombongkan diri bahwa kemenangan pasti akan mereka dapatkan. Karena kesombongan inilah mereka lengah. 




Ketika baru menyeberangi Wadi Hunain, pasukan musuh menyerang kaum muslimin secepat kilat. Berguguranlah barisan-barisan orang-orang yang menyombongkan diri. 

Rasulullah segera memperingatkan mereka agar bertobat dan minta ampun, juga menyerukan agar mengubah tujuan perang mereka yang semula ingin mendapatkan harta rampasan agar mengubah dengan berenilai menegakkan agama Allah. 

Pada perang ini. Suku Tsaqif dan hulaf Hawazin yang menyerang kaum muslimin memang membawa serta anak, istri harta kekayaan mereka.


Berkat pertolongan Allah swt. keadaan menjadi berbalik Abu muslimin dapat dengan leluasa menguasai medan. Musuh pun akhirnya lari tunggang langgang. 

Dan kemenangan dapat diperoleh dengan gampang. Pada perang inilah kaum muslimin mendapatkan banyak harta rampasan yang kesemuanya itu dimanfaatkan oleh Rasulullah untuk syiarnya.

Bagaimana sobat? Di sini bisa kita simpulkan bahwa kesombongan tidak akan menghasilkan kemenangan. Yuks kita simat kisah perang selanjutnya : Perang Mu'tah
Read More
Perang Mu'tah

Perang Mu'tah

Ilmu Agama Islam Lengkap - Perang Mu'tah






Perang Mu'tah

Terjadi pada tahun kedelapan hijrah. Ketika pasukan kaum muslimin yang berjumlah 3000 orang, memasuki kota Mu'tah, dihadang oleh 200.000 prajurit Romawi, pertempuran dahsyat pun tak terelakan.


Panglima kaum muslimin, Zaid bin Haritsah, gugur. Lalu digantikan oleh Ja'far bin Abi Thalib, dia pun gugur. Kemudian digantikan oleh Abdullah bin Rawahah sampai ia terbunuh. Terakhir tampuk pimpinan dipegang oleh Khalid bin Walid dan perang dapat dimenangkan.


Yuks kita simak kisah perang selanjutnya : Perang khaibar 


Read More
Perang Khaibar

Perang Khaibar

Ilmu Agama Islam Lengkap - Perang Khaibar



Perang Khaibar

Terjadi pada tahun ketujuh Hijrah. Meletus di kota Khaibar.
Pasukan muslimin sejumlah 1600 prajurit yang dipimpin langsung oleh Nabi berhasil mengepung orang-orang Yahudi selama 6 hari.  Dan pada hari ketujuh, mereka dapat ditaklukkan.

Yuks kita simak kisah perang selanjutnya : Perang Khandaq/Ahzab
Read More
Perang Khandaq/Ahzab

Perang Khandaq/Ahzab

Ilmu Agama Islam Lengkap - Perang Khandaq/Ahzab



Perang Khandaq/Ahzab

Terjadi pada tahun kelima Hijrah. Perang ini berawal dari kaum Yahudi yang melanggar perjanjian perdamaian dengan umat Islam. Mereka bergabung dengan kaum kafir Quraisy. Jumlah pasukan musuh seluruhnya mencapai 10.000 orang. Sedangkan Nabi hanya dapat mengumpulkan sebanyak 2000 prajurit muslim.


Sesuai saran Salman Al-Farisi, kaum muslimin menggali parit untuk lubang perlindungan. Sekalipun jumlah kafir tentara musuh lima kali lipat lebih besar, namun berkat pertolongan Allah kaum muslimin dapat memenangkan peperangan. 

Dalam perang ini, 700 orang lelaki Bani Kuraizah dihukum bunuh oleh tentara muslim karena dosa mereka yang besar sekali, Maka berakhirlah riwayat bangsa Yahudi di Madinah. Mereka banyak yang pindah ke Syiria dan Khaibar.

Bagaimana sobat, menarik bukan? yuk kita simak kisah perang selanjutnya : Perang Ghatafa
Read More
Perang Ghatafa

Perang Ghatafa

Ilmu Agama Islam Lengkap - Perang Ghatafa


Perang Ghatafa

Terjadi pada tahun ketiga Hijrah. Dalam perang ini terjadi peristiwa besar, yaitu sewaktu Nabi beristirahat muncullah Du'tsur secara diam-diam menghunuskan kepada beliau.

"Siapakah yang melindungimu, hai Muhammad?"

Dengan tenang, Nabi menjawab, "Allah Ta'ala. "















Seketika Du'tsur gemetar. Pedangnya yang sudah terhunus di leher Nabi terjatuh, Nabi mengambilnya lantas balik menghunuskannya kepada Du'tsur sambil bertanya, 

"Siapakah yang dapat melindungimu dariku?"
"Tidak ada."

Nabi memaafkannya. Akhirnya Du'tsur masuk Islam dan mengajak kaumnya memeluk Islam.

Mari kita lihat kisah perang selanjutnya : Perang Uhud
Read More
Perang Uhud

Perang Uhud

Ilmu Agama Islam Lengkap - Perang Uhud

Perang ini merupakan dendam dari kaum Qurais atas kekalahan mereka dalam perang Badar. Meraka mengerahkan 3000 tentara. Sedang kaum muslimin hanya 1000 prajurit. Itupun kemudian berkurang, karena orang orang munafik yang sebanyak 300 orang akhirnya mengundurkan diri atas pengaruh orang-orang Yahudi.


Rasulullah Saw. menempatkan pasukan muslimin di bukit uhud, sedang dari sebelah kiri. pasukan muslim dilindungi oleh Bukit Ainan. Kemudian 50 orang di bawah pimpinan Ibnu Jubair diperintahkan menjaga celah bukit dari belakang dan dilarang meninggalkan tempat itu, apa pun yang akan terjadi.


Melihat posisi kaum muslimin tersebut, pasukan kafir Quraisy mengadakan serangan dengan formasi berbentuk bulan sabit. Namun serangan mereka dapat dipatahkan. Belasan pasukan mereka berguguran, sedang yang lainnya lari meninggalkan medan. 

Keadaan ini membuat pasukan pimpinan Ibnu Jubair terpancing untuk turut mengadakan pengejaran dengan harapan dapat memperoleh harta yang ditinggalkan musuh.

Sebagian kaum kafir yang mengetahui tempat Ibnu Zubair dan pasukannya telah kosong, memanfaatkannya untuk melakukan  serangan balik. 

Akibatnya pertempuran ini Islam menderita kerugian 70 orang tewas, sedang dipihak musuh hanya 25 orang yang tewas. 

Kekalahan ini menginsafkan mereka bahwa melanggar dan mengabaikan perintah Nabi akan mendatangkan kerugian. Selanjutnya Perang Badar

Read More
Perang Badar

Perang Badar

Ilmu Agama Islam Lengkap - Perang Badar

Terjadi pada 17 Ramadhan tahun kedua Hijrah. Meletus di Badar, terletak antara kota Mekah dan Madinah. Tentara Islam yang hanya berjumlah 313 orang berhadapan dengan kaum kafir Quraisy yang berjumlah 1000 orang.


Perang Badar

Melihat jumlah tentara lawan tiga kali lipat lebih besar, Rasulullah berdoa, "Ya Allah, menangkanlah pasukan hambamu. Bila umat yang kecil binasa, maka akan berjayalah agama berhala dan di muka bumi ini tidak akan ada orang yang menyembah-Mu.

Ketika itulah turun wahyu yang memerintahkan agar Nabi mengerahkan orang-orang mukmin untuk bertempur. Allah memberi jaminan bahwa 20 orang mukmin yang sabar akan dapat membinasakan 200 orang musuh. dan 100 orang mukmin akan dapat membinasakan 1000 orang kafir, sebab orang kafir tidak memiliki pegangan yang teguh.


Nabi segera mengambil segenggam pasir melemparkannya ke arah musuh sebagai isyarat perintah menyerang. Sesaat kemudian orang-orang mukmin melakukan penyerangan dengan memekikkan kata "Ahad, Ahad, Ahad..." kala itu, angin berhembus kencang dengan menerbangkan debu-debu ke arah musuh. Keadaan ini sangat membantu kaum muslimin dan kemenangan yang dijanjikan Allah pun menjadi kenyataan.

Dalam perang ini tentara Islam hanya 14 orang yang syahid. Sedang pihak kafir 70 orang tewas termasuk tokoh-tokoh seperti Abu Jahal bin Hisyam (panglima), Uthbah bin Rabian, Syaibah bin Rabi'ah, dan Umaiyah bin Shilt. Subhanallah.

Sungguh Allah Maha sebaik-baiknya penolong. Untuk kisah perang selanjutnya bisa lihat di sini : Perang Hunain
Read More